Tak Berkategori
Trending

Di Gagas PDIP, Bersama Partai PBB, PAN, PPP Dan HANURA Bentuk Poros Perjuangan

Karawang, Newssuaraindependent.id_ Konstalasi politik menjelang Pilkada 2020 Kab. Karawang semakin memanas, terlihat dari semua Parpol melakukan konsolidasi baik itu baru tahap sebatas komunikasi bahkan mengarah pada sebuah koalisi. Hal itu membuat para pendukung yang dianggap layak memimpin karawang terus melakukan gerakan-gerakan untuk menarik simpatis maayarakat, baik itu menggunakan medsos maupun baligo-baliho. Padahal pendaftaran cabup/cawabup oleh KPUD belum dibuka, tapi sebagian masyarakat terkesan terkotak-kotak untuk saling mendukung, sehingga muncul yang paling santer kubu petahana cellica, jimmy dan kubu pendatang Gina. Apalagi kubu petahana yang di gawangi cellica sudah mulai mengkerucut untuk memasangkan Cellica+H. Aep Saepulloh. Dinamika politik yang dinamis merupakan hal yang wajar dalam kontestasi demokrasi saat ini. Oleh karena itu Dpc PDIP Kab. Karawang menginisiasi/menggas sebuah pemikiran membentuk Poros Perjuangan dengan melakukan pertemuan diantaranya dengan ketua Dpc PBB, ketua Dpc PP, ketua Dpd PAN dan ketua Dpc Hanura bertempat di cafe Lapak Kopi, Rabu (15/01/2020). Ketua Dpc PDIP Kab. Karawang, Taufik Ismail,S.Sos (kang pipik) mengatakan perkembangan politik sungguh dinamis sehingga poros perjuangan yang kita gagas akan segera terwujud/terbentuk. Kita semua (parpol) tentunya sudah membaca peta poltik dan dinamika perilaku pemilih karawang. “Perilaku pemilih selalu euforia terhadap hal-hal baru yang mengedepankan harapan baru. Ini sebuah alternatif, pemusnah kejenuhan politik,” katanya.

Tentunya syarat yang ditetapkan KPUD dalam mengusung cabup/cawabup 2020 harus memperoleh 10 kursi DPRD, bila tidak memenuhi harus berkoalisi. Dengan demikian, untuk mewujudkannya kita bersepakat berkoalisi membentuk poros perjuangan, PDIP 6 kursi, PBB 2 kursi, PPP 1 kursi, PAN 1 kursi dan Hanura 1 kursi, tentunya formasi tersebut sudah cukup memenuhi syarat, “pungkas pipik.

Sementara, sekjen DPD PAN Dadan Suhendarsyah, menambahkan walau saat ini sebatas baru draf nota kesepahaman untuk bersama-sama membentuk poros perjuangan kita semua komitmen apa yang sudah diungkapkan oleh penggagas poros perjuangan. Tentunya hari ini kita bersepakat tidak sampai disitu, akan tetapi akan terus secara intensif melakukan komunikasi dan tidak putus begitu aja. “ungkapnya. (Teguh@kabiro KRW)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close