Saung Tahfidz & TPQ se-Kota Gunungsitoli Gelar Wisuda 1 Juz Al-Quran
Cetak Generasi Qura'ni Berakhlak Mulia

GUNUNGSITOLI, SUARA INDEPENDENT.ID
Saung Tahfidz bersama Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Gunungsitoli menggelar kegiatan Wisuda 1 Juz Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan para santri dalam menghafal Al-Qur’an yang terlaksana di Aula Serbaguna A’luck, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Minggu (01/11/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri, orang tua, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang selama ini berkomitmen mendukung pendidikan dan pembinaan generasi muda melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Wisuda tersebut bukan sekadar seremoni atau penanda keberhasilan menyelesaikan hafalan satu juz, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat karakter, serta membentuk generasi yang beriman, berilmu, disiplin, dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Pembina Saung Tahfidz (Dr. HC. Yusman Dawolo, M.Kom.I) atau sapaan akrab Bang YD berharap semakin banyak anak-anak yang termotivasi untuk belajar, membaca, memahami, dan menghafalkan Al-Qur’an sejak usia dini.

Menurut Bang YD, Al-Qur’an mengajarkan manusia untuk membangun kekayaan yang sesungguhnya. Bukan hanya kekayaan materi, tetapi juga kekayaan hati, ilmu pengetahuan, harta yang bermanfaat, serta kepedulian terhadap sesama.
“Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun fondasi moral dan spiritual generasi penerus. Karena itu, dukungan orang tua, masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah sangat dibutuhkan agar pembinaan para penghafal Al-Qur’an dapat terus berkembang secara berkelanjutan”, Terangnya
Sedangkan Kepala Saung Tahfidz (Alfiansyah Bate’e, S.Sos) menambahkan bahwa Wisuda 1 Juz ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus meningkatkan hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat kebersamaan, lanjut dia, Saung Tahfidz akan selalu turut mengambil bagian dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang kelak menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Sebab, keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kekuatan iman, kemuliaan akhlak, dan kepedulian terhadap sesama, Tutupnya. (Aa Wahyu)




