Tak Berkategori
Trending

Kab. Solok Dipenuhi Zona Sebaran Covid, Dinkes 4 Indikator Bisa Lepas Dari PSBB Dan Memasuki New Normal

Kab. Solok– Suaraindependent.id– menilik dari perkembangan penyebaran virus covid 19 di Kabupaten Solok, tidak dapat disangkal, jika Pemerintah Daerah Kab. Solok tidak sigap menyikapi permasalahan yang ada, alhasil virus ini akan lebih banyak menimbulkan korban dari Daerah lainnya,

Menindak lanjuti permasalahan yang timbul, Bupati Solok H.Gusmal, SE, MM menggelar pertemuan, turut hadir Wabup Yulfadri Nurdin,SH, Askoor Bidang Eksbangkesra Medison,S,Sos,M,Si, Kadis Kesehatan Dr.Marzetty Marwazi, Forkompinda Kab Solok, Kepala Puskesmas Se-Kab Solok, Pengurus Organisasi Profesi Se-Kabupaten Solok, Kepala SKPD terkait,

Dr. Marzety Marwazi Kadis Kesehatan Kab. Solok mengatakan, ada 4 indikator dinilai dari segi kesehatan untuk bisa keluar dari PSBB menuju tatanan kehidupan baru (New Normal) di Kabupaten Solok, 4 indikator tersebut yakni kasus penderita positif selama 14 hari kebelakang, jumlah ODP dan PDP, jumlah Kematian yang dimakamkan dengan Protokol Covid, serta penularan langsung kepada petugas kesehatan, semua itu cenderung menurun di Kab. Solok,

Selain itu, juga di lihat dari hasil swab, dimana suatu daerah dikatakan baru boleh melaksanakan tatanan kehidupan baru apabila kasus swab positifnya kurang dari 5%, sementara Kab. Solok berada di posisi 2,6%, untuk itu Kab. Solok sudah memenuhi kriteria untuk menuju tatanan kehidupan baru (New Normal), terangnya,

Dikatakan, dari sebaran peta kondisi terakhir Kab. Solok dapat dibagai menjadi tiga Zona yaitu :

  1. Zona Hijau, zona ini meliputi Kec. Tigo Lurah, Kec. IX Koto Sungai Lasi dan Kec. Lembang Jaya,
  2. Zona Kuning, zona ini meliputi Kec. Junjuang Siriah, X Koto Singkarak, Gunung Talang, Bukit Sundi, Danau Kembar, Payung Sekaki, Lembah Gumanti dan Hiliran Gumanti,
  3. Zona Merah, zona ini meliputi Kec. Kubung, X Koto Diatas dan Pantai Cermin.

Selanjutnya, berikut Evaluasi Data Covid-19 dalam menyonsong tatanan kehidupan baru (New Normal) di Kab. Solok ;
1.Terjadinya penurunan kasus ODP dan kasus PDP,
2.Tidak terjadi penambahan kasus konfirmasi baru,

  1. Kasus kematian menurun dan pasien sembuh meningkat,
  2. Tracking kasus dilakukan secara maksimal dengan SDM dan alat test yang memadai,
  3. Kesiapan SDM dan Sarpras.

Sementara itu, terang Marzetty, semua tenaga ATLM di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Solok sudah mengikuti pelatihan pengambilan sample untuk test swab PCR, tandasnya,

Bupati Solok mengatakan, Kabupaten Solok adalah salah satu dari 16 Kabupaten/ Kota di Sumbar yang akan lepas dari PSBB menuju tatanan kehidupan baru, sementara tiga lain masih akan memperpanjang PSBB, seperti Kota Padang, Padang Pariaman dan Mentawai, untuk itu Kab. Solok harus mempersiapkan semuanya termasuk kesiapan dari segi Kesehatan, karena tantangan new normal ini akan lebih berat dari PSBB, terangnya,

Dilain pihak, Dinas kesehatan beserta Jajaranya adalah garda terdepan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini, untuk itu saya minta kepada Dinkes untuk lebih serius dalam bekerja, Dinkes juga harus melengkapi APD terhadap Seluruh petugas yang ada dilapangan,

Secara berkala, Dinkes Kab Solok juga selalu memeriksa kesiapan seluruh Puskesmas dalam menyambut tatanan pedoman kehidupan baru, juga untuk selalu mensosialisasikan Pola hidup baru di Puskesmas dan masyarakat Kab. Solok, ulas Gusmal,

Sementara, bagi Kepala Puskesmas di seluruh Kab. Solok agar bekerja sama dengan Camat dan Wali Nagari untuk terus mengaktifkan tim covid-19 di Kecamatan maupun Nagari, jangan sampai lengah apalagi di hapuskan, tetap operasikan guna memutus mata rantai penyebaran di lini paling bawah,

Kepada Dinkes, agar selalu berkoordinasi dengan gugus tugas agar semuanya berjalan dengan baik, dan semua informasi terbaru segeranya disampaikan kepada tim gugus tugas covid 19 Kab. Solok, tandasnya,

Selanjutnya, Bupati juga mengintruksikan setiap kantor untuk menyiapkan tim covid untuk mencegah penularan covid-19 bagi pegawai dan pengunjung, kepada masyarakat tak lupa kami harapakn untuk tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19, tegas Gusmal. (billy@nsi-id)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close