H.Slamet, S.Ag., M.Pd.: Kemenag Kabupaten Cirebon Terus Tingkatkan Kinerja ASN melalui Penguatan Disiplin dan Profesionalitas.

Cirebon, suaraindependentnews.id — Kementerian Agama Kabupaten Cirebon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi birokrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, H.Slamet, S.Ag., M.Pd. saat ditemui diruang kerjanya menegaskan pentingnya peningkatan disiplin kerja, tanggung jawab, serta etos pelayanan ASN. Ia juga menyampaikan bahwa ASN Kemenag harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas administratif, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“ASN Kemenag khususnya Kemenag Kab.Cirebon harus bisa menunjukkan kinerja yang optimal, responsif, dan berorientasi pada pelayanan. Kita dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta meningkatkan kompetensi diri,” ujarnya.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, Kemenag Kabupaten Cirebon secara rutin akan melaksanakan pembinaan, evaluasi kinerja, serta monitoring terhadap pelaksanaan tugas ASN di setiap satuan kerja. Selain itu, penerapan sistem penilaian kinerja berbasis elektronik juga terus dioptimalkan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas, tutur H.Slamet diselah selah kesibukannya yang didampingi H.Jalaludin (H.Didin) dan Jayanto Bidang Analisis Kepegawaian serta H.Karso Bendahara. Rabu (6/5/2026).
Program peningkatan kinerja ASN ini juga mencakup penguatan nilai-nilai integritas, peningkatan kompetensi melalui pelatihan, serta penegakan disiplin sesuai peraturan yang berlaku. Diharapkan, dengan langkah-langkah tersebut, ASN Kemenag Kabupaten Cirebon mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tegasnya.
H.Slamet juga berharap melalui berbagai upaya yang dilakukan, Kementerian Agama Kabupaten Cirebon optimis dapat menciptakan ASN yang unggul, profesional, dan berdaya saing, serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani, pungkasnya. (Kabiro)




