HUKUM & HAM

Situasi Kemarau Masyarakat diLarang Membakar Lahan Dengan Alasan Apapun

Tim satgas gabungan penanganan Karhutla untuk wilayah tiga kecamatan Arut Selatan kelurahan Mendawai Seberang Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, terus melakukan operasi kegiatan rutin lapangan dalam mensosialisakan untuk dilarang bagi petani untuk membakar lahan guna untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan .kurang lebih empat belas orang anggota Tim satgas itu nampaknya tak henti hentinya melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat Kelurahan Mendawai seberang dengan berbagai cara kampanye sosialisasi yang dilakukan oleh Tim satgas ,ada dengan cara patroli dimasing masing gang dan ada juga sambil berfoto untuk menyampaikan pamflet yang sudah tersedia.

“warga masyarakat menilai langkah langkah yang dilakukan oleh tim satgas tiga wilayah Arut Selatan dalam penanganan Karhutla diakui nya oleh masyarakat cukup maksimal dan cukup epektip yang dilakukan tim satgas gabungan dalam mensosialisasikan upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan pada masyarakat .hanya saja tinggal bagai mana masyarakat menyikapinya .katanya jika warga masyarakat paham dan mengerti dan menyikapi dengan bijak maka kebakaran hutan tidak akan terjadi .akan tetapi apabila masyarakat nya cuwek dan tidak mengindahkan apa yang disampaikan oleh tim gabungan satgas tiga,maka tidak menutup kemungkinan akan terulang kembali kabut asap seperti tahun kemarin ” terangnya warga yang enggan disebutkan namanya

kemudian ketua Tim satgas gabungan lettu Faturahman mantan pasi op kodim 1014 Pangkalan Bun dan sekarang menjabat Danramil kota Pangkalan Bun dan juga beliau sebagai kepala satgas gabungan pencegahan kebakaran lahan dan hutan untuk wilayah tiga Arut Selatan Pangkalan Bun mengatakan untuk jumlah tim gabungan yang ada pada posko satgas wilayah tiga Mendawai Seberang,ada beberapa personil yang ditugaskan empat orang anggota TNI ,dua orang anggota Polri ,tiga orang dari gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lima orang dari masyarakat dengan jumlah keseluruhan empat belas orang .

“satgas gabungan yang ada di kabupaten kotawaringin Barat ada terbentuk empat Tim .dikatakan oleh ketua Tim untuk tugas  posisi diwilayah tiga Arut selatan Mendawai Seberang itu adalah pihaknya”ungkap Faturahman.

kemudian untuk fungsi kegiatan yang dilakukan oleh satgas tiga yaitu melakukan patroli pencegahan sosialisasi kemasyarakat dalam meminalisir terjadinya kebakaran .

“wilayah kelurahan Mendawai seberang ini sangat rawan  sering terjadi kebakaran sejak tahun 2015 kemarin dengan kerawanan yang cukup  tinggi pihaknya satgas gabungan wilayah tiga terus melakukan sosialisasi dimasyarakat secara maksimal, ketua tim  merasa bersyukur dengan adanya patroli setiap hari ,nampaknya kekompakan masyarakat nya cukup terjalin dengan baik tidak ada yang membakar lahan .

sedikit ditanyakan terkait dengan kekeringin apakah ada solusinya  untuk pembuatan kanal air katanya itu bukan wewenang timnya , pihaknya hanya selaku tim monitoring , pencegahan dan sosialisasi akan  tetapi masukan  ini tetap pihaknya kordinasi kan kepada dinas PUPR kabupaten Kotawaringin Barat “jelas lettu Faturahman.

Faturahman juga berharap kepada kepada masyarakat,tolong  jangan membakar lahan apa bila mau membuka lahan hindari lah membakar , karena ini situasi kemarau mudah untuk memacu atau pun mudah terjadinya kebakaran karena kalau sudah terjadi kebakaran yang ruginya kita juga .tolong kepada masyarakat jangan membakar dengan alasan apapun ucapnya mantan pasi op kodim 1014 Pangkalan Bun (Taufik Hidayat )

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close
Close