Tak Berkategori
Trending

Puluhan Tahun Tempati Lahan EX PJKA Warga Minta Kejelasan Status Tanah

Indramayu, newssuaraindependent.id_ ratusan warga Kelurahan Paoman Kabupaten Indramayu yang sudah Puluhan tahun tempati lahan ex pjka meminta Kejelasan Status lahan yang di tempatinya kepada Pemerintah. Warga Paoman Memohon Bantuan Ke DPP lembaga Aliansi Indonesia.
Kamis 13/2/2020

dibantu Lembaga Aliansi Indonesia warga memohon kepemilikan hak atas tanah tersebut yang di tempati selama puluhan tahun. sejak jaman penjajahan belanda secara sewa kepada mandor mandor ex pjka .

Kepada awak media Amsori ketua Rt 05/Rw 03 kelurahan Paoman menuturkan, “saya sudah menempati lahan ini selama 35 tahun lebih sedari saya kecil , jadi kami memperjuangkan lahan ini untuk menjadi milik kami agar disahkan secara hukum yang berlaku karena sudah ada empat lahan yang sudah bersertifikat kepemilikan, tapi kenapa yang lain tidak bisa, tutur Amsori saat di temui dilokasi lahan yang akan di pasang plang oleh Aliansi Indonesia.

Lahan yang menjadi sengketa seluas 20.081 meter di dua Rt dulunya lahan EX PJKA lama bekas Rel Kereta angkutan barang Jurusan Jatibarang-Indramayu,

Dilahan tersebut bukan hanya jadi bangunan rumah namun disitu juga ada Tiga mushola dan satu sekolah taman kanak kanak.

Sedang menurut, Indra Firmansyah Lubis SH, Advokasi Departemen Intelijen Investigasi Aliansi Indonesia, masyarakat yang menempati tanah EX PJKA sudah puluhan tahun lebih berHak,karena itu kami sedang mengurus legal litasnya, karena keyakinan kami yang kita ketahui ini tanah negara, bukan milik PT KAI dalam hal ini tidak serta merta aset EX PJKA itu menjadi milik PT KAI ini yang sedang kita perjuangkan kita mengumpulkan dokumen sebanyak banyaknya sampai kemanapun kami merasa bahwa ini hak para warga warga ini harus di bela, jelasnya saat di temui disalah satu rumah warga pada saat pemasangan plang Aliansi Indonesia berlangsung.

Sedangkan Aris Witono Kepala Departemen Intelijen Investigasi Aliansi Indonesia sendiri mengatakan dengan pemasangan plang ini sebagai pintu masuk untuk membela warga yang termarjinalkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,tegas Aris Witono (rilis@team.nsi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close