Tak Berkategori
Trending

PC NU bersama Gus Durian Karawang Gelar Haul Satu Dekade Berpulangnya KH. Abdurrahman Wahid

Karawang, Newssuaraindependent.id – Bertempat diwater park grand taruma dalam merefleksi rekam jejak dan warisan Gus Dur, diselenggarakan ke 10 tahun haul Gus Dur, minggu malam (04/01/2020). Acara haul ini dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas agama, KH. Ahmad Ruhyat Hasby, S,Ag (ketua NU Karawang), Amirudin Ma’ruf staf khusus presiden, Emay Ahmad Maehi, S.Ag (Demisioner KPU), Taufik Ismail, S.Sos (Anggota DPRD fraksi PDIP), Asep ceong (Kerua Karang Taruna Kab.Karawang), Aking S Syahputra, dan lainnya. Ada pun tema yang di inisiasi oleh pengelola acara ini adalah “Kebudayaan Meleatarikan Kemanusiaan”.

Kaitan ini, Kang Uyan sapaan ketua PC NU Karawang dalam sambutannya, tema ini mengingatkan kita semua bahwa di antara legasi yang selalu ditegaskan dan dilakukan Gus Dur adalah memperjuangkan spirit kemanusiaan. Legasi ini selalu kontekstual untuk dilakoni dalam kehidupan kita. Apalagi, akhir-akhir ini banyak pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan segala cara untuk memecah belah bangsa dengan modus pengetahuan dan ajaran yang dianut.

Spirit kemanusiaan perlu digunakan sebagai pendekatan maupun metode pemecahan masalah yang marak terjadi dalam kehidupan kita. Dalam kaitan ini, untuk menumbuhkan spirit kemanusiaan perlu dibekali dan dilandasi dengan budaya bertoleransi. Di mana, melalui budaya bertoleransi masing-masing kita bisa saling memahami dan menghargai setiap persoalan yang terjadi, “ucapnya. Di akhir sambutannya, kang uyan menegaskan bahwa acara ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik, NU lebih fokus kearah urusan umat dan kebangsaan.” tegasnya.

Sementara stafsus presiden, Amirudin Ma’ruf menyinggung soal pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global, karena sumber daya manusia yang berkualitas modal dasar menjadikan bangsa ini lebih maju. Oleh karena itu generasi muda NU harus belajar ilmu pengetahuan lainnya agar mampu menjawab persoal-persoalan bangsa. Kuncinya bukan bisa atau tidak bisa, tapi mau atau tidak mau. “ungkapny. Di sela selesainya acara, Aking Syahputra selaku yang memfasilitasi Acara haul gus dur saat diwawancara media NSI, Bahwa acara ini sangat bagus dan baik untuk pencerahan bagi masyarakat, karena sosok gus dur sangat dikagumi bukan hanya oleh umat muslim tapi umat non muslim pun begitu mengkagumi serta menghormatinya. Kenapa begitu karena gus dur membawa dan memgajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. “ungkap aking. (Teguh)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close