Tak Berkategori

NASIB BENGKEL ELEKTRONIK TERSERET GLOBALISASI EKONOMI

Tasikmalaya, Newssuaraindependent.id-(14/7/2019). Globalisasi di sisi kemajuan teknologi mendorong, bahkan memaksa manusia ke arah berfikir yang lebih cerdas, namun menjauhkan jarak nilai ekonomi klas atas dan kelas bawahan (Ekonomi lemah).

Ketika ditemui seorang tukang bengkel elektronik, Amin  (33) yang hanya lulusan SD saja, mengeluhkan nasib hidupnya. Dengan sedikit keahlian autodidak, Amin mengais rezeki jadi tukang bengkel ELEKTRONIK di kampung, tepatnya di kampung Mekarsari Desa Cikupa Kec. Karangnunggal- Kab.Tasikmalaya.
Karena kemajuan Teknologi, pekerjaan yang ia geluti semakin terseret hingga hampir tidak kebagian lahan pekerjaan
untuk menopang hidupnya.
Yang awalnya ia mengaku, dengan menjual jasa “Bengkel Televisi” cukup lumayan untuk menghidupi keluarga kecilnya. Tapi saat ini karena kemajuan teknologi, Unit mesin TV China dengan harga murah banyak di jual di pasaran, hingga penghasilannya pun saat ini sangat minim sekali karena tersisihkan. Seakan ia hampir tidak sanggup memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ketika ditanya, Amin mengatakan” Saya berharap pemerintah sedikit menolehkan perhatiannya peda nasib orang kecil seperti saya ini”. Pungkasnya (Yat’s biro Tasikmalaya).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close