Mencekam, Predator Rimba Satroni Ternak dan Rumah Warga di Solok

Kab Solok, Suaraindependent.id — Usai dilanda banjir dan galodo, ketenangan warga kembali di usik dengan kemunculan harimau Sumatra atau inyiak balang yang bukan hanya predator bagi ternak, tapi juga predator bagi warga.
Penampakan inyiak balang tersebut diketahui muncul dan berkeliaran dipemukiman warga Ubun-Ubun, Jorong Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok dalam dua hari terakhir.
Awalnya, kehadiran sang predator hanya terdeteksi di kawasan perladangan. Namun situasi dengan cepat berubah ketika hewan buas itu memangsa anjing milik warga yang menjaga ladang.
Kini, jejaknya semakin dekat—menyusup hingga ke pinggir perkampungan, meninggalkan bekas tapak yang membuat bulu kuduk merinding.
Ketakutan pun menyelimuti warga. Saat senja mulai turun, aktivitas seakan lumpuh. Pintu-pintu rumah tertutup rapat, dan tak ada lagi keberanian untuk melangkah keluar. Suasana yang biasanya hidup berubah sunyi, dipenuhi rasa waswas akan ancaman yang tak terlihat namun nyata.

Pemerintah nagari telah bergerak cepat. Wali Nagari Koto Sani telah melayangkan surat resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah Kabupaten Solok untuk segera mengambil tindakan.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Golkar, Trio Karno Vivo yang juga putra asli Ujung Ladang, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ia meminta warga mengurangi aktivitas ke ladang dan tidak bepergian sendirian demi menghindari risiko fatal.
“Untuk sementara waktu, kurangi aktivitas ke ladang. Jika terpaksa, jangan pergi sendiri karena sangat berisiko,” tegasnya.
Kondisi ini menuntut penanganan cepat dari pihak terkait. Dengan semakin seringnya jejak harimau ditemukan di sekitar permukiman, kekhawatiran akan jatuhnya korban jiwa semakin nyata.
Warga berharap, sang “raja rimba” segera ditangani sesuai prosedur, sebelum teror ini berubah menjadi tragedi di wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan belantara tersebut. (Billy)




