EKONOMITak Berkategori
Trending

KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN PANGAN DISAAT PANDEMI COVID19 CUKUP MENINGKAT

Kris Budi Hastuti Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat

Kalteng, suaraindependent.id_ Dinas Kabupaten Kotawaringin Barat dalam ketahanan pangan untuk saat ini tidak ada kendala dan dirasakan cukup aman bagi daerah, ungkap Bu Kris Budi Hastuti selaku kadis ketehanan pangan pads wartawan suaraindependent.id, 1/7 diruang kerjanya .

Bu kris menjelaskan untuk dinasnya terus melakukan monitoring dan pembinaan kepada para kelompok kelompok tani, terutama kelompok tani ibu-ibu, kemudian pihaknya dari Dinas ketahanan pangan juga bekerjasama dengan Dinas lain, tehnis untuk melakukan dan memacu serta meningkatkan sumber daya manusia, dalam mengolah dan memampaatkan tanah pekarangan nya agar bisa bermanpaat. Seperti contoh kelompok pangan lestari tujuannya agar perekonomian warga agar dapat terangkat, dengan Cara memanpaatkan pekarangan untuk menanam sayur-sayuran. Dengan harapan sayuran tersebut bisa menjadi pemasukan ekonomi bagi warga itu sendiri atau dengan kata lain sebagai alternatif income.

Ditambahkannya pula Oleh kepala dinas ketahanan pangan dikabupaten kotawaringin barat juga mendapat kan Bantuan dana APBN, dari pemerintah pusat lewat usulan anggota DPR RI komisi IV dari fraksi demokrat Bambang purwanto .

Bambang Purwanto Anggota DPR RI Fraksi Demokrat

Ketika dikonfirmasikan kepada Bambang purwanto politisi dari fraksi demokrat dapil kalimantan tengah .
Bambang menbenarkan adanya usulan melalui pihaknya kepada pemerintah pusat untuk Bantuan ke daerah yang dikelola oleh Dinas ketahanan pangan. Ucapnya Bambang Purwanto Tujuan diberikan nya Bantuan untuk meningkatkan perekonomian bagi kelompok tani ibu ibu, agar nantinya kelompok tersebut punya kemandirian dalam kelompoknya.
Tujuannya untuk mendapatkan penghasilan ,untuk menambah ekonomi dilingkungan keluarganya dan juga dapat meningkat kan perekonomian dimasyarakat itu sendiri.

Adapun bentuk bantuan yang disalurkan itu berupa bibit sebanyak 20.000, untuk di empat kabupaten yang Ada masing masing kabupaten mendapat 5000 bibit dan juga pihaknya memberikan benih sayur sayuran dan ternak. kemudian kedepannya pihaknya akan salurkan lagi sapi dan kambing. menurut Bambang manpaatnya dari ternak sapi itu cukup besar bagi warganya, disamping kotoran ternak itu bisa menjadi pupuk organik yang menjadi ramah lingkungan, ungkap Bambang Purwanto pada wartawan (Taufik Hidayat@sin.id)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close