Tak Berkategori

Anak Punk Perlu Penanganan Persuasif Menurut Dandim 0612

Tasikmalaya,newssuaraindependent.id– Perhatian terhadap Komunitas Anak Punk harus segera dilakukan oleh Pemerintah, dan keterlibatan semua Pihak, di katakan Letkol. Imam Wicaksana (Dandim 0612 Tasikmalaya) saat Diskusi berlangsung pada Kamis (9/1/2020) di Graha Asia Plaza Tasikmalaya yang diikuti sekitar 70 Orang Peserta Diskusi.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) itu dihadirkan Enam Narasumber selain  (Dandim 0612 Tasikmalaya).

Keterlibatan Enam Narasumber itu diantaranya, Lilis (Pembina Forum Peduli Tasikmalaya), Anto Rinanto (Komisi Perlindungan Anak), AKBP. Anom K (Kapolresta), Prof. Hartawan (Guru Besar Unsil), Budi Budiman (Walikota Tasikmalaya), H. Aslim, SH., (Ketua DPRD Kota. Tasikmalaya)

Menurut Imam, hadirnya ke Enam Narasumber tersebut masing-masing menyampaikan materinya sesuai dengan keilmuan masing-masing terkait penanganan penomena sisi-sisi kehidupan Anak Punk yang kini kian menjamur, baik di perkotaan maupun di daerah.

Menurut Imam, TNI dan Polri dalam menangani Anak-anak Punk tersebut akan dilakukan secara persuasif, dan pendekatan khusus, bahkan diarahkan kembali ke lingkaran kehidupan yang normal sesuai norma-norma. Kenapa demikian…? pasalnya kehidupan mereka muncul dan tumbuh dari berbagai latar belakang kebebasan dan punya doktrin-doktrin tertentu yang mereka anut.

Dicontohkan Imam, Anak Punk menganut pola kehidupan bebas dan liar, tidak mau terikat dengan aturan/hukum Agama maupun hukum Negara.

Akhir Diskusi, semua Nara Sumber sepakat dengan porsi dan keahliannya masing-masing akan sesegera mungkin menangani penomena Anak Punk itu agar mereka kembali ke kehidupan yang normal menurut aturan Negara maupun Agama. (Yat’S Kabiro Tasela).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close