BERITA UTAMA

BPP KAPMI Audiensi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Bahas Sinergi Investasi untuk Pengusaha Muda

JAKARTA | SIN.ID – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) terus bergerak memperkuat sinergi dengan pemerintah. Kali ini, BPP KAPMI melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi / BKPM di Jakarta. Senin (12/10/2026).

Audiensi tersebut membahas agenda besar tentang sinergi investasi nasional, khususnya dalam mendorong peran pengusaha muda, UMKM, dan pengusaha daerah agar dapat masuk dalam ekosistem investasi dan hilirisasi yang sedang digencarkan pemerintah.

Rombongan BPP KAPMI diterima langsung oleh jajaran pejabat teras Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Hadir Bang Iwan Suryana selaku Staf Ahli BKPM, Ady Soegiharto dari Kedeputian Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, serta Ibu Nunu atau Sri Moertiningroem selaku Direktur Pemberdayaan Usaha.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman menegaskan bahwa KAPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah. KAPMI memiliki jaringan anggota pengusaha yang luas di seluruh Indonesia dan di luar negeri yang potensial menjadi jembatan investasi.

“Kami datang bukan hanya audiensi, tapi menawarkan kolaborasi nyata. KAPMI punya jaringan BPD se-Indonesia dan pengusaha muda yang siap disinergikan dengan program hilirisasi dan investasi pemerintah. Kita ingin investasi tidak hanya terpusat di Jawa, tapi juga menggerakkan ekonomi di daerah,” ujar Ketum Muliansyah.

Staf Ahli BKPM, Iwan Suryana, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memang sedang membuka ruang seluas-luasnya bagi pengusaha lokal untuk naik kelas melalui kemitraan investasi.

Sementara itu, Ady Soegiharto dari Kedeputian Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal menjelaskan pentingnya pengendalian dan pendampingan agar investasi yang masuk benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja.

Senada, Direktur Pemberdayaan Usaha, Sri Moertiningroem, menekankan bahwa direktoratnya fokus pada pemberdayaan usaha kecil, menengah, dan daerah agar tidak menjadi penonton dalam arus besar investasi nasional. Sinergi dengan organisasi seperti KAPMI dinilai sangat strategis.

Audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti sinergi melalui program konkret, seperti pendampingan investasi bagi anggota KAPMI, sosialisasi kebijakan hilirisasi, serta pelibatan KAPMI dalam forum-forum investasi nasional dan internasional. Tutup

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!