Porprov Sumbar 2026, Cabor Badminton Sumbangkan 3 Emas untuk Kab Solok

Solok, Suaraindependent.id – Ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026, atlet badminton Kabupaten Solok persembahkan 3 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu, Sabtu (10/10/2026).
Medali emas pertama diraih dari nomor Ganda Campuran. Saat Muhammad Fikri Juanda dan Kirana Putri bergerak seirama, mematahkan pertahanan lawan dan mengantongi medali emas pertama.
Tak puas di satu nomor, Fikri Juanda kembali melangkah ke lapangan, kali ini berpasangan dengan M. Arevan Aurita di nomor Ganda Putra dan mereka kembali tampil dominan untuk medali emas kedua.
Kemudian di nomor Ganda Putri, Azahra Redita berpasangan dengan Kirana Putri menutup deretan keemasan dengan medali emas ketiga yang mengharumkan nama daerah.
Sementara itu, Dua medali perak tak kalah berharga diraih oleh tim Beregu Putra dan Beregu Putri Kabupaten Solok. Skuad Beregu Putra yang berjuang dengan gagah berani terdiri dari M. Fikri Juanda, M. Hazil Iflah, M. Arevan Aurita, Fergi Ahmad Fahrazi, Daffa Putra Pratama, dan Fadlan Nesta Wiguna.
Sementara pasukan Beregu Putri yang tak kalah tangguh adalah Azahra Redita, Hafizhah Athaullah Jadid, Miyuki Molek Nadiroha, dan Kirana Putri.
Dua medali perunggu juga berhasil diamankan sebagai bukti kedalaman skuad Kabupaten Solok, dari nomor Ganda Campuran lewat pasangan Fergi Ahmad Fahrezi / Azahra Redita, serta dari nomor Tunggal Putra atas nama M. Hazil Iflah.
Ketua PBSI Kabupaten Solok Patrischan, mengungkapkan Sebuah kebanggaan yang sederhana namun dalam, ketika keringat anak-anak tumbuh beriringan dengan doa dan harapan seorang ayah yang juga memimpin cabor ini.
“Melihat Fikri dan Kirana bersama teman-teman lainnya berlaga dan meraih emas, hati saya terasa hangat bukan hanya sebagai Ketua PBSI, tapi terlebih lagi sebagai seorang ayah. Namun medali ini bukan milik mereka berdua saja, ini milik seluruh tim bulu tangkis Kabupaten Solok yang telah berjuang bersama-sama,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan rasa bangga melihat, bahwa di atas lapangan, seperti satu keluarga yang saling menguatkan.
“Teruslah tumbuh, teruslah berjuang, dan ingatlah bahwa kemenangan yang paling berharga bukanlah medali di leher, tapi karakter yang kalian bentuk di setiap tetes keringat,” katanya. (Billy)




