FORMAL Gandeng Camat Losari Terkait Dugaan Kualitas Proyek BBWS yang Menjadi Sorotan Masyarakat

Cirebon||suaraindependentnews.id – Forum Masyarakat Losari (FORMAL) menjalin koordinasi dengan Camat Losari Kabupaten Cirebon sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan kualitas pekerjaan proyek peningkatan jaringan irigasi yang dikerjakan di wilayah Kecamatan Losari oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.
Koordinasi tersebut dilakukan menyusul adanya aspirasi dan laporan masyarakat yang menyoroti dugaan penggunaan material yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Sejumlah warga berharap proyek yang menggunakan anggaran negara dapat menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tahan lama, dan memberikan manfaat maksimal bagi sektor pertanian.
Jajaran pengurus FORMAL menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak pembangunan, melainkan mendorong agar seluruh tahapan pelaksanaan proyek dilaksanakan sesuai ketentuan, mulai dari kualitas material, metode pekerjaan, hingga pengawasan di lapangan.

“Kami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis serta diawasi secara ketat agar hasilnya berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya
FORMAL juga mengajak Camat Losari untuk turut memfasilitasi komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan BBWS agar berbagai masukan dari warga dapat ditindaklanjuti secara konstruktif.
Sementara itu, Camat Losari diharapkan dapat menjalankan fungsi koordinasi dengan instansi terkait sehingga apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan, dapat segera dilakukan evaluasi sesuai kewenangan masing-masing. Dan Camat Losari, Muchlas menyampaikan kepada FORMAL saat ditemui diruang kerjanya siap untuk memfasilitasi melakukan pertemuan dengan fihak pelaksana/penanggungjawab proyek tersebut dalam waktu dekat. Rabu (15/07/2026)

FORMAL menegaskan bahwa pengawasan masyarakat merupakan bagian dari partisipasi publik dalam mendukung tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berkualitas. Forum tersebut juga berharap BBWS bersama pelaksana proyek memberikan penjelasan secara terbuka terhadap berbagai masukan yang berkembang di masyarakat sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan, ujar bung Shanto dan kawan-kawan.
Dengan adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan instansi pelaksana, diharapkan proyek infrastruktur di Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon dapat diselesaikan sesuai standar teknis, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan para petani, pungkasnya. (Kabiro)




