SOSIAL

Selama 5 Hari Mencari, Tim SAR Hentikan Pencarian.

Gunungsitoli, Suaraindependent.id | Proses pencarian terhadap salah seorang nelayan warga Desa Moawö atas nama Ma’ruf Gea (35) Alias Ama Rendy yang menjadi korban hilangnya di  Laut Moawo Gunungsitoli, tepatnya 15 km di Laut sebelah Timur Desa Mo’awö kecamatan Gunungsitoli kota Gunungsitoli, akhirnya dihentikan oleh tim SAR gabungan, Rabu (12 Agustus 2020).

Pencarian terhadap warga Dusun 1 Desa Moawö kecamatan Gunungsitoli telah memasuki hari ke-Lima. 


ia jelaskannya oleh  ketua Tim Basarnas, Nirwan Ndaha, bahwa berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan dan hasil evaluasi Tim SAR Gabungan dan keluarga korban maka pencarian akan dihentikan karena sudah dilakukan 5 hari dan dianggap sudah tidak efektif.

“Korban dinyatakan hilang dan operasi SAR ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing masing,” ujar Nirwan Ndraha menutup proses pencarian pada Rabu 12 Agustus 2020 pukul 16.30 WIB.

Namun Bagi masyarakat, bila mana di hari besok maupun kedepannya, apabila menemukan Tanda-tanda  atau menemukan korban yang hilang, beritahu kami, kami hadir dan siap membantu.

“Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal dan keluarga korban telah mengikhlaskan korban,” tambah dia.

Ia sampaikan bahwa, unsur yang terlibat di lapangan yaitu , personil Pos TNI AL Kota Gunungsitoli, Basarnas Nias, Orari Lokal Kepulauan Nias dan Warga Nelayan Desa Moawö.

Sebelumnya korban dilaporkan hilang saat pergi memancing di laut sebelah timur Desa Mo’awo  Sabtu 08 Agustus 2020. Setiap hari tim SAR melakukan oprasi pencarian, akan tetapi sayangnya tidak membuahkan hasil. (FL/Aa)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close