Tak Berkategori

Pasien Suspect Yang Pulang Paksa Itu, Akhirnya Meninggal

Bupati Solok H. Gusmal

Sabtu, 25 Juli 2020.

Kab. Solok–Suaraindependent.id–informasi data gugus tugas covid-19 Kab. Solok bersumberkan dari Dinkes Kab. Solok Prov. Sumbar hari ini, Sabtu (25/7) mengatakan bahwa telah meninggal satu orang pasien suspect yang pulang paksa karna menolak untuk dirawat dan diambil swabnya, pada akhirnya, pasien di lakukan rawat isolasi mandiri di kediamannya.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Jubir Covid-19 Kab. Solok, Syofiar Syam mengatakan telah meninggal hari ini pasien pada kasus supect, seorang laki-laki (59 thn), alamat Nagari Rangkiang Luluih Kec.Tigo Lurah, pasien melakukan pulang paksa pada tanggal 23 Juli 2020, namun kembali lagi dirawat dan diambil swab di RSUD M. Natsir pada tanggal 24 Juli 2020, kemudian pasien meninggal pada tanggal 25 Juli 2020 jam 07.00 wib, sementara kita menunggu hasil swabnya dari labor FK Unand padang.

Kemudian di jelaskan, data hari ini jumlah kasus suspek dirawat sebanyak 1 (satu) orang, jumlah kasus suspek isolasi mandiri sudah tidak ada karena pasien meninggal dunia dan jumlah kasus konfirmasi tetap sebanyak 12 (dua belas) orang, selanjutnya pemeriksaan spesimen tidak ada penambahan dari hari kemaren, masih sebanyak 2.165 (dua ribu seratus enam puluh lima) orang.

Untuk keterangan pasien pada kasus suspect dirawat adalah seorang laki-laki (50 thn), alamat Nagari Cupak Kec.Gunung Talang, dirawat di ruang isolasi RSUD Arosuka dari tanggal 24 Juli 2020.

Sementara keterangan pada pasien kasus konfirmasi, Syofiar menjelaskan, sampai sekarang total warga Kabupaten Solok yang KONFIRMASI COVID-19 sebanyak 12 (dua belas) orang, yang terdiri dari ISOLASI MANDIRI sebanyak 1 (satu) orang, DIRAWAT sebanyak 2 (dua) orang, MENINGGAL sebanyak 3 (tiga) orang, SEMBUH sebanyak 6 (enam) orang, terangnya.

Lebih rinci dijelaskannya, pasien konfirmasi positif warga Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak, laki-laki (50 thn) yang merupakan pegawai Balitbu aripan, yang bersangkutan merupakan sampel dari Program Pool Test Kab. Solok, sering bepergian ke luar daerah dan untuk sekarang dilakukan isolasi mandiri di kediamannya.

Pasien konfirmasi positif lainnya adalah warga Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Di atas, inisial DY (64 thn), pasien di rawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir dari tanggal 9 Juli 2020 dan pada tanggal 24 Juli 2020, kembali dirawat di Semen Padang Hospital, pasien lainya yang merupakan Ibu dari DY dengan insial SR (88 thn), pasien adalah penularan yang terjadi karena kontak erat dengan pasien positif DY, sekarang juga dirawat di Semen Padang Hospital dari tanggal 14 Juli 2020.

Selanjutnya, pada pemeriksaan spesimen terus dilakukan, sampai hari ini, pemeriksaan Rapid Tes sebanyak 86 orang, Swab Tes sebanyak 2.165 orang, sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Program Pool Test Kabupaten Solok, terang Syofiar. (billy@nsi-id)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close