PENDIDIKAN

DPC GMNI Gunungsitoli-Nias Lakukan Pendampingan Ke Siswa/i Dalam Belajar Mandiri.

Gbr. Proses belajar mandiri saat berlangsung, dimana jumlah siswa/i nya sepuluh (10) Orang  .

Gunungsitoli, Suaraindependent.id | Bahwa proses belajar mandiri yang diterapkan pemerintah membuat siswa-siswi semakin memberikan keterpurukan bagi dunia pendidikan. Ini merupakan salah satu beban pikiran yang mesti di tuntaskan secara organisasi maupun individu ucap Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Gunungsitoli-Nias, Joko Puryanto Mendrofa saat diwawancarai media ini. Senin (10/8).

Langkah untuk yang tepat untuk menjawab sedikit keluh kesah demikian maka perlunya di bentuk belajar mandiri di masing-masing tempat yang memang memungkinkan untuk bisa mendukung proses belajar mandiri tersebut dimana jumlah siswa/i sebanyak  10 (sepuluh) Orang  yang dilaksanakan di Ononamolo II Lot Gunungsitoli selatan.

Kami DPC GMNI Gunungsitoli-Nias melakukan pendampingan ke salah satu kursus belajar oleh rekan-rekan DPC GMNI GMNI Gunungsitoli-Nias, kepada beberapa siswa-siswi yang berjenjang dari SD sampai SMP.

Pendampingan ini di lakukan dalam bentuk penyampaian mata pelajaran umum  Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, matematika,dan pembelajaran lainnya.

Disampaikan Ama Dhea,  salah satu orang tua/ wali siswa/i  kepada media bahwa,  “kita sangat menyambut baik kegiatan ini, semoga bisa membantu anak didik untuk terus belajar dalam covid-19 saat ini.

Tentunya pada proses kursus ini memberikan sebuah perkembangan dalam bentuk pendidikan, pembelajaran dan juga pendidikan moral.

Hal ini akan terus kita laksanakan kedepannya, demi memenuhi kebutuhan belajar siswa-siswi dalam dunia pendidikan. Kita berharap semua elemen pemerintah maupun masyarakat agar terus berbuat hal demikian dan tentunya kerjasama yang baik guna menjujung tinggi ilmu dan pengetahuan pada dunia pendidikan ujarnya. (Aa Wahyu/FL).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close